Yudisium ke-141 FAH UIN Jakarta, Tekankan Ilmu, Adab, dan Keberanian Menapaki Masa Depan
Ruang Teater, Berita FAH Online – Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Yudisium Calon Wisudawan ke-141 pada Jumat, 11 September 2026 dengan tema Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas dan Berdampak Bagi Kemanusiaan. Kegiatan ini diikuti calon wisudawan jenjang sarjana dan magister serta dihadiri pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan panitia yudisium.
Penetapan peserta mengacu pada Keputusan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Nomor 55 Tahun 2026 tertanggal 28 Agustus 2026 tentang penetapan calon wisudawan, wisudawan terbaik program studi, dan wisudawan terbaik fakultas Tahun Akademik 2025/2026. Pada tingkat fakultas, Assyifa Rizkia Aulia dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab ditetapkan sebagai wisudawan terbaik jenjang S1 dengan IPK 3,96. Sementara itu, Fitriyani dari Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam menjadi wisudawan terbaik jenjang S2 dengan IPK 3,81.
Dalam sambutannya, Dekan FAH Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum. mengajak para lulusan memandang yudisium sebagai permulaan dari perjalanan baru. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dunia kerja dan peluang studi lanjutan dengan sikap terbuka serta rasa syukur. “Alhamdulillah ini merupakan langkah awal bagi Anda semua untuk terus berjuang. Apa pun nanti yang akan Anda dapatkan, entah itu dalam bentuk pekerjaan atau pendidikan ke tingkat selanjutnya, kita syukuri dan kita nikmati,” ujarnya.
Dr. Ade kemudian mengajak para lulusan memandang kelulusan sebagai titik awal untuk melanjutkan perjalanan. Dunia setelah kampus dapat membawa mereka menuju pekerjaan maupun pendidikan lanjutan yang jalannya berbeda dari rencana semula. Menurutnya, pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama kuliah tetap dapat menjadi bekal untuk menemukan bidang yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.
Pesan yang paling ditekankan menjelang akhir sambutan berkaitan dengan adab. Lulusan FAH diharapkan membawa nama UIN Jakarta dalam setiap ruang yang mereka masuki sehingga kualitas perilaku perlu berjalan bersama kemampuan akademik. “Adab dalam arti perilaku kita yang sebenar-benarnya itu menjadi salah satu pijakan utama untuk kita berkarya terus ke depan,” pesannya..
Melalui Yudisium ke-141, para lulusan menutup satu tahap perjalanan akademik di Fakultas Adab dan Humaniora dan bersiap melangkah ke fase berikutnya. Bekal ilmu, pengalaman, serta nilai yang diperoleh selama masa studi diharapkan tetap menjadi pijakan ketika mereka melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, dan mengambil peran di tengah masyarakat.
Penulis: Andika Pratama
Dokumentasi:







