Thesis Camp Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Jakarta: Bangun Disiplin dan Percaya Diri untuk Percepatan Kelulusan
Gedung FAH, Berita FAH Online — Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Thesis Camp bertema “Percepatan Kelulusan” pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Darsita Suparno, S.S., M.Hum., CIQnR sebagai narasumber utama dengan Sholikatus Sa’diyah, M.Pd sebagai moderator.
Kegiatan Thesis Camp ini dirancang sebagai forum pembinaan akademik guna memberikan pembekalan strategis kepada mahasiswa pascasarjana agar mampu menyelesaikan tesis secara efektif, optimal, dan tepat waktu.
Dalam paparannya, Prof. Darsita menekankan bahwa kepercayaan diri merupakan modal utama yang harus dimiliki mahasiswa dalam menempuh studi pascasarjana. Menurutnya, rasa percaya diri tidak hanya dibangun melalui kemampuan intelektual, tetapi juga melalui kondisi fisik yang sehat, keyakinan terhadap kemampuan diri, serta sikap positif terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan diri memiliki hubungan erat dengan kedisiplinan. “Manusia tidak perlu menjadi lebih pintar dari orang lain, dan tidak butuh motivasi apa pun—yang dibutuhkan adalah kedisiplinan yang lebih dari orang lain,” ungkapnya. Kedisiplinan tersebut mencakup manajemen waktu, konsistensi ibadah, serta komitmen menyelesaikan studi tepat waktu.
Selain membahas aspek mental dan kedisiplinan, Prof. Darsita turut menjelaskan orientasi penelitian pada jenjang pendidikan yang berbeda. Menurutnya, penelitian tingkat S1 lebih berfokus pada analisis sederhana, sedangkan penelitian S2 diarahkan pada penerapan teori untuk memecahkan masalah berdasarkan identifikasi akar penyebabnya. Adapun pada jenjang S3, penelitian dituntut mampu melahirkan teori baru.
Ia menambahkan bahwa penelitian pada jenjang magister idealnya memuat empat komponen utama, yaitu identifikasi isu, analisis penyebab masalah, penerapan teori yang relevan, serta hasil penelitian yang terukur. Karena itu, penguasaan metode penelitian menjadi hal yang sangat penting agar mahasiswa tidak mengalami keraguan dalam proses penyusunan tesis.
Dalam sesi berikutnya, Prof. Darsita menyoroti pentingnya budaya membaca sebagai fondasi kemampuan menulis ilmiah. Menurutnya, mahasiswa perlu membiasakan diri membaca jurnal ilmiah bereputasi, hasil penelitian terdahulu, maupun perkembangan terbaru di bidang kajian masing-masing. Dengan wawasan literatur yang luas, mahasiswa akan lebih mudah menemukan ide penelitian yang orisinal serta menghasilkan karya ilmiah yang kuat secara akademik.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan reference management tools untuk membantu pengelolaan sumber pustaka secara sistematis dan konsisten dalam penulisan tesis.
Menutup sesi, Prof. Darsita menyampaikan pesan mengenai pentingnya ketangguhan mental dalam menghadapi proses penelitian. Ia menegaskan bahwa perjalanan menyusun tesis pasti akan mengalami fase naik dan turun, sehingga mahasiswa harus mampu menjaga semangat dan memperbaiki diri secara terus-menerus.
“Orang lain tidak boleh membuat diri saya down, tapi saya yang harus memperbaiki dan mengoreksi diri,” tegasnya.
Melalui kegiatan Thesis Camp ini, diharapkan mahasiswa Magister Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Jakarta semakin termotivasi, disiplin, dan percaya diri dalam menyelesaikan tesis secara tepat waktu serta menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Penulis : Kasih Nur/ Deny Saputra
