Mahasiswa TRA diwajibkan untuk menyelesaikan 49 mata kuliah (terdiri dari mata kuliah wajib dan pilihan) atau setara dengan 144 SKS (216 ECTS). Perkuliahan dilaksanakan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Pada tahun 2019 hingga saat ini, TRA telah mengundang dua dosen tamu dari Universitas Al-Azhar.
Proses pengajaran umumnya dilakukan dengan menggunakan metode kuliah. Namun, beberapa mata kuliah dilaksanakan dalam bentuk seminar. Tugas akhir berupa makalah penelitian, seperti pada mata kuliah Penerjemahan Teks Kontemporer dan Penerjemahan Teks Modern. Ada juga mata kuliah yang melaksanakan perkuliahan praktikum dengan menggunakan media IT atau aplikasi tertentu, seperti pada mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerjemahan. (
Rencana Pembelajaran Semester TRA).
Pembelajaran berbasis proyek: Beberapa mata kuliah di TRA menggunakan pembelajaran berbasis proyek untuk memproduksi video dan mengunggahnya ke saluran YouTube. Sebagai contoh, siswa 66 dapat membuat video tutorial tentang CAT untuk penerjemahan Arab-Indonesia, atau tutorial tentang cara memanfaatkan AI untuk penerjemahan. Selain itu, ada juga kursus penerjemahan yang berujung pada pembuatan ensiklopedia atau kamus bahasa Arab-Indonesia.
Pembelajaran studi kasus: Pembelajaran studi kasus umumnya dilakukan dalam mata kuliah penerjemahan. Mahasiswa dapat menerjemahkan teks-teks tentang topik-topik seperti hukum dan hak asasi manusia, dan kemudian menganalisis dan mengevaluasinya secara kritis dari sudut pandang hukum dan hak asasi manusia Indonesia. Selain itu, ada juga mata kuliah yang menganalisis secara kritis terjemahan lisan (Interpreter) dari sebuah konferensi, untuk memahami dan menilai penggunaan bahasa Arab lisan dalam pengaturan konferensi.
- Kegiatan pembelajaran pengayaan di kelas:
TRA menerapkan berbagai kegiatan pembelajaran di kelas, seperti membaca materi kuliah, diskusi, presentasi seminar dari para ahli, menonton video dari YouTube dan media sosial lainnya, dan kemudian menganalisis auto-captions untuk diskusi kelas. Selain itu, sebagai bahan diskusi, ada juga mata kuliah yang menampilkan piktograf dari berbagai daerah, untuk menganalisis makna gambar-gambar tersebut di negara asalnya dan membandingkannya dengan pandangan dari
Indonesia.
- Lokakarya literasi informasi
Lokakarya literasi informasi diadakan untuk mahasiswa baru, termasuk mahasiswa TRA. Dalam lokakarya ini, mahasiswa diajarkan strategi untuk mencari sumber informasi di bidang bahasa dan sastra Arab, bagaimana menggunakan reference manager untuk menulis karya ilmiah, dan bagaimana menghindari plagiarisme.
Penilaian
Komponen penilaian dalam setiap perkuliahan terdiri dari ujian formatif, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Komponen penilaian disajikan dalam beberapa pilihan rasio (misalnya, 30% formatif, 30% ujian tengah semester, 40% ujian akhir semester). Nilai formatif terdiri dari kehadiran siswa, tugas terstruktur, tugas pribadi, dan sikap. Ujian tengah semester dan ujian akhir didasarkan pada ujian tertulis/lisan dan proyek.
Untuk kemampuan bahasa di antara para mahasiswa, TRA menetapkan bahwa skor TOAFL 400 dan skor TOEFL 450 diperlukan. TRA juga mendorong siswa untuk memiliki artikel akademik 68 mereka yang diterbitkan dalam jurnal-jurnal terkemuka. Pilihan lainnya adalah menyediakan subtitle film berbahasa Arab dalam bahasa Indonesia untuk teks dan audio, serta menerjemahkan buku-buku klasik karya para cendekiawan Indonesia, situs web, dan portal media online ke dalam bahasa Arab. (Pedoman Akademik)

Diagram batang pada Gambar 2.3.9 menampilkan distribusi nilai untuk program studi TRA (Translation) pada periode pertama dan kedua. Pada periode pertama, mayoritas mahasiswa meraih nilai "A" (64,5%), diikuti dengan nilai "B" sebanyak 29%, dengan sedikit sekali nilai yang lebih rendah. Pada periode kedua, tren serupa terlihat, dengan nilai "A" sedikit menurun menjadi 63,2% dan nilai "B" meningkat menjadi 32,3%. Proporsi nilai "C," "D," dan "E" tetap sangat rendah di kedua periode tersebut, yang mengindikasikan kinerja akademik yang kuat secara keseluruhan di antara para siswa. Hasil penelitian menunjukkan konsistensi dalam pencapaian nilai tinggi di seluruh periode, dengan sedikit pergeseran antara nilai "A" dan "B".
Pencapaian Capaian Pembelajaran Program (PLO) dievaluasi secara berkala (Evaluasi PLO). Hasil evaluasi PLO dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Pada setiap akhir semester akademik, pendekatan pedagogis di TRA dinilai oleh mahasiswa dengan menggunakan EDOM. Hasil dari EDOM TRA antara tahun 2020 dan 2022 menggambarkan bahwa aspek kepribadian dari kegiatan mengajar dosen secara konsisten mendapatkan hasil yang luar biasa. Oleh karena itu, para dosen di TRA secara umum sangat dihormati dan dihargai, dengan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa terciptanya lingkungan belajar yang mendukung dan kondusif. (Evaluasi Pembelajaran Semester).
Hasil TRA EDOM dari tahun akademik 2020-2022 menggambarkan evaluasi mahasiswa terhadap dosen mereka dalam empat kategori: Pedagogi, Profesionalisme, Kepribadian, dan Aspek Sosial. Selama periode ini, kategori Profesional secara konsisten menerima nilai tertinggi, dimulai dari 3,50 pada semester pertama 2020/2021, kemudian menunjukkan sedikit penurunan pada periode berikutnya tetapi mempertahankan evaluasi yang kuat dengan skor 3,30 pada semester pertama 2021/2022.
Peringkat kepribadian stabil, dimulai dan diakhiri dengan skor 3,41, yang mencerminkan apresiasi siswa yang stabil di bidang ini. Peringkat sosial adalah yang terendah di antara kategori, dimulai dari 3,10 dan menunjukkan sedikit fluktuasi tetapi pada akhirnya naik menjadi 3,30 pada periode terakhir yang tercatat. Kategori Pedagogi menunjukkan beberapa variabilitas, dimulai dari 3,39, turun sebentar, dan kemudian berakhir pada 3,30, yang menunjukkan apresiasi siswa yang sedikit tetapi konsisten di seluruh periode. Secara keseluruhan, hasil EDOM menunjukkan persepsi positif di semua aspek yang dievaluasi, dengan penekanan khusus pada Profesionalisme dan Kepribadian. Hasil evaluasi proses belajar mengajar TRA berdasarkan EDOM selama 2 tahun terakhir menunjukkan bahwa aspek profesional merupakan aspek yang paling tinggi, dengan nilai rata-rata 3,58.

Gambar 2.3.12 menyajikan nilai rata-rata EDOM (Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa) untuk program TRA dari tahun akademik 2020/2021 hingga 2021/2022. Nilai awal pada semester pertama 2020/2021 adalah 3,60, yang mengalami penurunan menjadi 3,30 pada semester berikutnya. Ratarata 3,30 ini tetap stabil pada semester pertama 2021/2022, sebelum kembali ke 3,60 pada semester kedua tahun akademik tersebut. Hasil ini menunjukkan pola fluktuasi dengan periode kepuasan yang tinggi pada kedua periode pertama, diikuti dengan sedikit penurunan pada periode berikutnya. Pola ini mencerminkan tingkat konsistensi secara keseluruhan dalam evaluasi siswa dengan beberapa peningkatan pada periode berikutnya. Berdasarkan rata-rata hasil evaluasi proses belajar mengajar dari data EDOM selama 2 tahun terakhir, skor EDOM TRA menunjukkan nilai di atas 3, dan terus mengalami peningkatan.