BPMP Banten Gandeng FAH UIN Jakarta untuk Pengembangan Perpustakaan dan Literasi Pendidikan
Tangerang Selatan, Berita FAH Online – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Program Studi Ilmu Perpustakaan menerima kunjungan audiensi dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten pada Selasa (5/5/2026) di Ruang Sidang Utama FAH. Pertemuan ini menjadi momentum penjajakan kerja sama antara BPMP dan FAH dalam pengembangan perpustakaan BPMP, khususnya pada bidang pendidikan, literasi, serta penempatan mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Perpustakaan.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Dekan FAH dan Para wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Perpustakaan, dosen, serta mahasiswa. Kehadiran para peserta tersebut menjadi bagian penting dalam memperkaya diskusi, di mana seluruh pihak terlibat aktif memberikan masukan dan gagasan konstruktif terkait pengembangan perpustakaan BPMP agar dapat berkembang menjadi pusat literasi yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Dekan FAH, Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., M.Hum., menyampaikan bahwa FAH saat ini memiliki lima program studi yang seluruhnya telah meraih akreditasi unggul dan juga terakreditasi internasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal strategis bagi fakultas dalam memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
“FAH terus mengembangkan kerja sama melalui berbagai program seperti MBKM, KKN, dan PKL. Pengabdian kepada masyarakat dan penelitian juga menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa audiensi ini menjadi ruang berbagi gagasan sekaligus penjajakan awal untuk merumuskan bentuk kolaborasi yang lebih konkret di masa mendatang.
Perwakilan BPMP Banten, Aria Ahmad Mangunwibowo, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FAH. Ia menegaskan bahwa BPMP sebagai perpanjangan tangan kementerian memiliki peran strategis dalam peningkatan mutu pendidikan.
Dalam paparannya, Aria menyoroti sejumlah arah kebijakan pendidikan nasional yang selaras dengan visi pemerintah, di antaranya revitalisasi sekolah, penguatan digitalisasi pendidikan, peningkatan literasi, numerasi, dan karakter, pembelajaran yang bermakna (meaningful) dan menyenangkan (joyful), serta pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik masa kini.
Ia juga memperkenalkan konsep “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan bergizi, terkoneksi secara positif, dan tidur cepat.
Selain itu, program Makan Bergizi (MBG) turut disoroti sebagai bagian dari upaya edukasi gizi sekaligus pembentukan karakter peserta didik sejak dini.
Dalam sesi diskusi, pihak BPMP mengusulkan peluang kerja sama pengembangan perpustakaan bersama FAH. Melalui kolaborasi tersebut, perpustakaan BPMP diharapkan dapat berkembang menjadi episentrum literasi yang inovatif, menarik, dan kolaboratif bagi masyarakat.
“Kami ingin membangun perpustakaan yang lebih baik melalui kolaborasi bertahap, termasuk kerja sama dan sinergi dengan FAH,” disampaikan dalam forum diskusi.
Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Siti Maryam, S.Ag., M.Hum., menambahkan bahwa program studi terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui implementasi MBKM, termasuk praktik langsung di berbagai institusi perpustakaan pada semester enam. Menurutnya, audiensi ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk melaksanakan program magang di BPMP Banten.
Sementara itu, dosen Ilmu Perpustakaan, Amir Fadilah, memaparkan sejumlah potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, antara lain program MBKM berbasis perpustakaan, penguatan jaringan alumni melalui pengabdian di desa binaan, serta pengembangan bidang penataan perpustakaan, kearsipan, dan museum.
Dalam sesi diskusi, Dekan FAH juga menekankan pentingnya penyusunan rencana kerja sama secara sistematis melalui analisis kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang agar implementasinya berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan BPMP menyampaikan komitmennya untuk membangun perpustakaan yang terakreditasi dengan baik, memiliki sistem pengelolaan yang profesional, serta didukung oleh pustakawan yang kompeten di bidangnya sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan literasi masa kini. Ia menambahkan bahwa dengan belajar dari FAH, BPMP optimistis dapat mewujudkan perpustakaan yang lebih baik.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis antara FAH UIN Jakarta dan BPMP Banten guna mendorong terciptanya budaya literasi yang hidup serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Penulis: Sukasih Nur/ Deny Saputra
Dokumentasi:



